ANGKASAnews, Luwu Utara— Mahasiswa Kerja Kuliah Nyata-Tematik (KKN-T) Angkatan 22 Universitas Cokroaminoto (Uncok) Kota Palopo, menggelar semarak berbagai lomba bagi warga di Desa Mangalle, Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara guna mempererat hubungan silaturahmi dengan semangat kegotong-royongan.
Zulhas Ardiansyah, selaku Koordinator Desa, mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Program kerja (Proker) yang disepakati bersama, bertujuan sebagai ajang silaturahmi antar warga.
“Tujuan program kami guna mengintensifkan hubungan silaturahim antar warga, serta bagian dari eksplorasi bibit unggul terhadap adik-adik remaja berprestasi, salah satunya pada aspek Cabang olahraga Sepak Bola dari berbagai lomba lainnya yang digelar,” terangnya.
Dengan dilangsungkannya program dari Mahasiswa KKN-T, menuai apresiasi beserta dukungan penuh oleh segala instrumen pemerintah setempat bersama Karang Taruna Mulai Desa Mangalle yang dibuka pada hari Minggu, 15 Februari 2026.
“Pihak kami selaku pemerintah setempat sangat mendukung segala bentuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif, karena merupakan bentuk momentum silaturahmi yang sebagaimana diharapkan atas tujuan kegiatan”, beber Kepala Desa Mangalle, Askar, S.AN., Selasa (17/2/2026).
Senada dengan itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Mappedeceng, Muh. Ari Fahmi, mengatakan apa yang menjadi agenda-agenda positif yang ingin direalisasikan harus diberikan dukungan maksimal oleh seluruh para pemangku kepentingan dan elemen masyarakat se-Kecamatan Mappedeceng.
“Atas penempatan Mahasiswa KKN-T di Kecamatan Mappedeceng mesti memperoleh support penuh terhadap program-program yang berbasis kebermanfaatan, terlebih upaya dalam pengembangan kualitas peningkatan Sumber Daya Manusia bagi regenerasi muda,” ungkapnya.
“Berangkat daripada itu rekan-rekan Karang Taruna di tataran desa mampu membuka ruang seluas-luasnya dalam berkolaborasi dan bersinergi bersama, seperti halnya sinergitas antar pihak yang terbangun di Desa Mangalle,” lanjut Fahmi.
Dari informasi yang diberikan, jika rangkaian program-program yang teropsikan telah berjalan, diantaranya pembuatan nomor rumah penduduk, pembangunan Tugu batas desa, pemberdayaan dalam menggarap tanaman-tanaman sebagai bahan obat herbal (Toga), dan melakukan program digitalisasi informasi desa. (yln)










Komentar