Gagas Koalisi, Surya Paloh Temui Airlangga di Kantor DPP Golkar

JAKARTA, ANGKASA NEWS– Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengungkapkan, salah satu kesepakatan penting yang dihasilkan dari pertemuan dengan Ketum Nasdem Surya Paloh, yakni partai koalisi pemerintahan harus solid di tahun politik.

Pasalnya, kata Airlangga, pemerintah membutuhkan stabilitas politik dalam menghadapi tahun 2023 yang penuh dengan ketidakpastian.

“Kita sekarang memasuki badai berikut yaitu ketidakpastian, kita tahu ada ketidakpastian, nah ini juga masuk di dalam tahun politik tetapi kita bersepakat bahwa partai politik pendukung bapak Presiden harus tetap solid,” ujar Airlangga di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023).

Airlangga mengatakan, Surya Paloh juga mengajak Partai Golkar untuk bersyukur karena Indonesia berhasil menangani dan mengendalikan pandemi covid-19.

Selain itu, tutur dia, Indonesia mampu menghadapi tekanan perekonomian global yang telah berlangsung selama tiga tahun ini.

“Alhamdulillah┬ádengan modal pokok stabilitas politik dari partai pendukung bapak Presiden Joko Widodo termasuk di sini Partai Golkar dan Partai Nasdem kita bisa melampaui badai,” tandas Airlangga.

Pemerintah, tutur Airlangga, sedang mendapatkan kepercayaan dunia setelah KTT G-20. Karena itu, pemerintah membutuhkan stabilitas politik dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Kita juga memerlukan kerja sama dengan parlemen atau partai politik termasuk di dalamnya Perppu pertama terkait dengan Pemilu, kemudian dengan pemekaran di Papua. Perppu kedua terkait dengan Cipta kerja dan berbagai perundang-undangan yang akan memuluskan pertumbuhan perekonomian, kesejahteraan sosial dan perlindungan sosial ke depan,” pungkas Airlangga.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan kemungkinan dirinya bakal mengunjungi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Paloh berharap memiliki suasana kebatinannya sama sehingga penerimaan dari Megawati juga sama.

“Mudah-mudahan suasana kebatinan sama, harapan penerimaan sama, jadi jelas ada dong, itu intinya,” ujar Surya Paloh.

Surya Paloh mengatakan, hingga saat ini, dirinya belum bisa memastikan kapan pertemuan itu akan berlangsung. Pasalnya, Paloh harus menyesuaikan dengan waktu kosong dari Megawati.

“Saya pikir keinginan untuk itu (bertemu PDIP) ada saja, tinggal atur aja. Kita kasih kode-kode dulu, kita minta barangkali kapan Ibu Mega ada waktu yang baik, ya kan,” tandas Paloh. (int)

Komentar