ANGKASAnews, Makassar— PT. Masmindo Dwi Area (MDA) menghadiri undangan Kunjungan Kerja (Kunker) Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) atas undangan yang diterima, bertempat di Kantor Perwakilan DPD-RI Provinsi Sulawesi-Selatan (Sulsel), Jum’at (6/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka dialog dan advokasi daerah terkait persiapan kebijakan pencegahan risiko serta perlindungan daerah pada tahap pra penambangan.
Kunjungan kerja tersebut menjadi forum dialog antara Komite II DPD-RI, pemerintah daerah, pelaku usaha dan para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan bahwa kegiatan investasi strategis dapat berjalan secara terukur, sejalan dengan kondisi dan karakteristik daerah, serta tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan lingkungan.
Dalam forum formal tersebut, juga dihadiri oleh perwakilan dari Pemda Luwu, Polda Sulsel, Polres Luwu, Kementerian LH, Kementerian ESDM, Kementerian ATR/BPN, Kepala Desa, maupun sejumlah Tokoh masyarakat pada lingkup wilayah operasional MDA.
Pihak Komite II DPD-RI mengutarakan pemahamannya terhadap tantangan yang dihadapi daerah, khususnya wilayah dengan kondisi geografis yang terfragmentasi dan memiliki kerawanan bencana.
Olehnya itu, percepatan investasi dinilai perlu dibarengi dengan penguatan mitigasi risiko sejak tahap perencanaan, agar potensi permasalahan dapat diantisipasi lebih awal sehingga tidak menghambat berjalannya pembangunan di kemudian hari.
Wakil Ketua Komite II DPD-RI, Andi Waris Halid, menerangkan bahwa kegiatan Kunker yang digelar merupakan bagian dari fungsi advokasi DPD-RI untuk mendoakan iklim investasi yang kondusif, sekaligus memastikan perlindungan kepentingan daerah dan masyarakat.
“Kami mendorong agar proses investasi berjalan lancar dengan tetap memperhatikan aspek mitigasi risiko terhadap perlindungan lingkungan, serta kepentingan sosial masyarakat. Dialog sejak tahap awal menjadi penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang seragam demi kepentingan bersama,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Erlangga Gaffar, selaku pihak Manajemen PT. MDA, menyampaikan apresiasi atas kepedulian lembaga negara terhadap rakyatnya serta dukungan terhadap perusahaan sebagai bentuk perhatiannya terhadap percepatan iklim investasi yang sehat.
Erlangga, menyatakan bahwa kehadirannya sebagai representasi pihak MDA dalam agenda ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus membuka ruang dialog dan kesiapan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“MDA sangat menghargai dan menghormati peran DPD-RI dalam mengawal kepentingan negara. Bagi kami, investasi adalah proses jangka panjang yang harus selaras dengan regulasi yang berlaku, serta memperhatikan kebutuhan dan mengakomodir aspirasi para pihak berkepentingan. Pendekatan mitigasi sejak awal menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan kegiatan,” terangnya.
Dalam diskusi yang interaktif, Komite II DPD-RI turut menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral instrumen pemerintahan dan pelaku usaha guna berupaya mengantisipasi berbagai isu strategis, termasuk tata ruang, lingkungan, sosial kemasyarakatan, hingga ketenagakerjaan lokal.
Pendekatan yang terbangun dan telah menemukan benang merah dari berbagai perspektif, diharapkan dapat menjaga kelancaran investasi sekaligus meningkatkan manfaat bagi negara beserta seluruh rakyatnya. (red)













Komentar