Bupati Mamasa Bawa Pulang 54 Titik Internet Gratis, Dorong Penambahan BTS Hingga 20 Titik

MAMASA – Momentum Hari Kesaktian Pancasila dimanfaatkan Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, untuk memperjuangkan pemerataan akses digital di wilayahnya. Melalui audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI lewat Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Pemkab Mamasa berhasil memperoleh program internet gratis di 54 titik serta rencana pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah blankspot.


Program tersebut tertuang dalam surat resmi BAKTI yang ditandatangani Plt Direktur Infrastruktur BAKTI, Darien Aldiano. Selain 54 titik akses internet, BAKTI juga akan melakukan analisis pembangunan tujuh BTS di wilayah Mamasa yang selama ini masih mengalami keterbatasan jaringan.


Menanggapi hal itu, Bupati Welem menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, namun menegaskan kebutuhan BTS di Mamasa jauh lebih besar mengingat luas wilayah dan banyaknya desa yang masih blankspot.


“Kami bersyukur atas perhatian ini, tetapi idealnya Mamasa membutuhkan minimal 20 titik BTS agar layanan internet benar-benar merata dan dirasakan seluruh masyarakat,” ujar Welem, Rabu (1/10/2025).


Ia menegaskan, keberhasilan menghadirkan internet gratis merupakan bagian dari realisasi janji kampanyenya bersama Wakil Bupati H. Sudirman untuk membuka akses digital bagi masyarakat Mamasa.


“Internet hari ini bukan lagi kebutuhan tambahan, tetapi kebutuhan dasar untuk pendidikan, kesehatan, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.


Program internet gratis di 54 titik ditargetkan terealisasi hingga akhir 2025. Sementara pembangunan BTS akan diawali dengan survei lapangan oleh tim Komdigi, melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam penyediaan lahan dan perizinan.


Dengan langkah ini, Pemkab Mamasa berharap percepatan transformasi digital dapat mendorong peningkatan pelayanan publik dan mengurangi kesenjangan akses informasi di wilayah pegunungan Sulawesi Barat tersebut.

(Jub)

Komentar