Baru Tiba dari Kaltim, Ketua PKK Mamasa Langsung Kunjungi Expo Toraja, Suntik Semangat untuk UMKM Lokal

MAMASA, ANGKASANEWS —

Tanpa menunggu waktu lama setibanya dari Kalimantan Timur, Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, langsung mengunjungi stand-stand Kabupaten Mamasa dalam ajang Expo The Legend of Pongtiku II di Alun-Alun Rantepao, Toraja Utara, Kamis malam (10/7/2025).

Kehadirannya menjadi bukti komitmen kuat dalam mendukung para pelaku UMKM, petani, dan pegiat pariwisata Mamasa yang menjadi bagian dari delegasi resmi dalam kegiatan budaya tahunan yang digelar oleh Persatuan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI).

“Saya bangga melihat semangat para pelaku UMKM dan petani kita. Expo ini bukan hanya ajang pameran, tapi ruang strategis untuk membuka akses pasar dan mempromosikan potensi Mamasa lebih luas,” ujar Adel saat berdialog langsung dengan peserta.

Pameran ini diikuti berbagai pelaku usaha unggulan Mamasa, khususnya sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata. Produk hortikultura seperti tomat, cabai, kol, bawang daun, markisa, dan nanas dipajang oleh kelompok tani binaan KTNA Mamasa, sementara kopi Mamasa kembali jadi primadona, menarik minat pengunjung domestik hingga wisatawan mancanegara.

Tak ketinggalan, UMKM kreatif turut mencuri perhatian, seperti tenun khas Balla Satanetean, keripik nenas dan ubi kayu dari Sumarorong, anggrek hias dari Tondok Bakaru, hingga jasa agen perjalanan yang mempromosikan ekowisata dan budaya Mamasa.

“Saya harap dari sini lahir peluang baru, bukan sekadar jual-beli, tapi kemitraan jangka panjang agar produk-produk UMKM dan pertanian Mamasa masuk ke pasar yang lebih besar,” tegasnya.

Adel juga menyoroti pentingnya peran perempuan dan pemuda dalam memperkuat ekonomi lokal.

Menurutnya, UMKM yang digerakkan oleh keluarga dan komunitas perempuan menjadi kunci ketahanan ekonomi rumah tangga.

Kegiatan ini juga menjadi awalan menuju “Amazing Mamasa II”, agenda besar PMTI 2026 yang akan menjadikan Mamasa sebagai tuan rumah.

“Apa yang kita tampilkan hari ini hanyalah permulaan. Tahun 2026, Mamasa akan jadi panggung utama. Kita harus siap menyambut ribuan tamu dengan keramahan dan kekuatan lokal yang kita miliki,” tutup Adel Welem penuh semangat.

(Jub)

Komentar