Anggota DPRD Luwu Janjikan akan Penuhi Aspirasi Massa Aksi untuk Menggelar RDP

LUWU, ANGKASA NEWS– Sebelumnya Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Raya (AMDAL), menggelar aksi Unjuk rasa (Unras), depan Kantor DPRD Luwu, tepatnya di Jln. Andi Djemma Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Rabu (19/3/2025).

Para demonstran mengangkat Grand Isu ‘Evalusi PT. BMS’, dengan membawa empat tuntutan, yakni:

  1. Penerapan sistem manajemen kerja (SMK3) dan trasfaransi hasil penyelidikan kasus kecelakaan kerja fatality,
  2. Transparansi tenaga kerja Asing & tenaga kerja Lokal,
  3. Stop segala bentuk pelecehan seksual di lingkup BMS, Evaluasi AMDAL PT. BMS,
  4. Hentikan proses produksi PT. BMS untuk sementara.

Pada saat berlangsungnya aksi, situasi sempat memanas antara massa aksi dan pihak pengamanan, lantaran surat Rapat Dengar Pendapat (RDP) mereka tak di indahkan.

Ahmad Gazali, S.E., selaku Ketua DPRD Luwu, Periode 2024-2029 segera menemui massa aksi dalam mendiskusikan perihal analisis dampak lingkungan perusahaan.

“Sekarang mari kita berdebat pikir seperti ini, saya tawarkan RDPnya kita reschdule, saya garansi akan menghadirkan pihak terkait atas apa yang menjadi tuntutan adik-adik minta,” ucap Ahmad Gazali, S.E.

Hasil dari pada kesepakatan, DPRD Luwu menjanjikan akan menggelar untuk RDP pada Jum’at, 21 Maret 2025 dalam mengupas segala tuntutan dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Raya. (*)

Komentar